Kata "" ditandai di halaman ini. Hapus tanda
Berlaku sejak 1.9.0.
Untuk apa
Kadang satu orang tercatat dua kali — misalnya pernah datang dengan nomor HP lama, atau namanya diketik berbeda ("Budi" dan "Budi Hartono"). Akibatnya riwayat servis, tagihan, dan poinnya terpecah. Tombol Gabungkan menyatukan data pelanggan yang dobel ke satu pelanggan utama, tanpa mengubah nota dan invoice lama, dan bisa dibatalkan kapan saja.
Siapa yang bisa
| Yang dilakukan | Hak di layar | Peran bawaan |
|---|---|---|
| Tombol Gabungkan dan Batalkan (gabung) | Menggabungkan pelanggan dobel (dan membatalkannya) | Pemilik, Admin |
Hak ada di Pengaturan → Pengguna & hak akses → Peran & hak akses, kelompok Pelanggan.
Aturan
- GP-1 — Penggabungan logis: dokumen lama (servis, invoice, pembayaran, jurnal, poin) tidak diubah. Pelanggan sumber disembunyikan dari daftar & pencarian; riwayat servis, invoice, perangkat, dan poinnya tampil di pelanggan tujuan.
- GP-2 — Saldo poin, ringkasan belanja, dan jumlah servis (mulai 1.9.0) pelanggan tujuan = jumlah seluruh kelompoknya.
- GP-3 — Tidak bisa menggabung ke pelanggan yang sudah digabung, ke dirinya sendiri, atau pelanggan umum/marketplace. Pelanggan yang sebelumnya digabung ke sumber ikut berpindah ke tujuan.
- GP-4 — Batalkan gabung mengembalikan pelanggan sumber (dan yang ikut berpindah) seperti semula.
Contoh hitungan
Data contoh: Budi Hartono (pelanggan utama) dan "Budi (dobel)" yang dibuat kasir dengan nomor lain.
| Budi Hartono | Budi (dobel) | Setelah digabung ke Budi Hartono | |
|---|---|---|---|
| Total belanja | Rp 1.000.000 | Rp 300.000 | Rp 1.300.000 |
| Tagihan belum lunas | Rp 0 | Rp 100.000 | Rp 100.000 |
| Poin member | 120 | 30 | 150 |
| Tampil di daftar | ya | ya | hanya Budi Hartono |
Invoice "Budi (dobel)" tetap bernomor dan bernilai sama, dan di database tetap atas nama Budi (dobel) (GP-1); ia hanya ditampilkan di rincian Budi Hartono.
Rantai gabung (GP-3) — "Budi lama" sudah digabung ke "Budi (dobel)". Saat "Budi (dobel)" digabung ke "Budi Hartono", "Budi lama" ikut pindah ke Budi Hartono. Bila kemudian gabung "Budi (dobel)" dibatalkan, "Budi lama" kembali menempel ke "Budi (dobel)" (GP-4).
Contoh kasus toko
Kasir melihat dua kartu "Dewi Lestari" dengan nomor berbeda. Ia membuka data yang lebih sedikit riwayatnya, menekan Gabungkan, mencari "Dewi" di kolom Gabungkan ke, memilih data utama, lalu Gabungkan ke Dewi Lestari. Di rincian Dewi Lestari kini tampil baris Digabung dari beserta tombol Batalkan bila ternyata salah orang.

Pengaturan terkait
- Tombol Gabungkan di rincian pelanggan (menu Pelanggan).
- Baris Digabung dari di rincian pelanggan utama → tombol Batalkan.
- Pelanggan sumber yang dibuka langsung menampilkan pemberitahuan "sudah digabung ke …" dan tombol Buka ….
- Lihat Pelanggan & perangkat, Pengaturan: Poin member, panduan Pelanggan.
Batasan
- Data pribadi pelanggan sumber (nama, HP, alamat) tidak disalin ke pelanggan utama. Bila nomor lama masih dipakai, ubah nomor HP pelanggan utama secara manual.
- Nomor HP pelanggan sumber tidak lagi dikenali saat Terima servis (pelanggan sumber tersembunyi). Cari nama pelanggan utamanya agar tidak terbentuk data dobel baru.
- Tidak bisa menggabungkan beberapa pelanggan sekaligus; lakukan satu per satu.
- Pelanggan umum dan pelanggan marketplace tidak bisa digabung.
Pertanyaan umum
Apakah nota lama ikut berubah nama? Tidak. Nota dan invoice lama tetap seperti saat dicetak; penggabungan hanya menyatukan tampilannya.
Saya salah menggabungkan. Bagaimana mengembalikannya? Buka pelanggan utama → baris Digabung dari → Batalkan pada nama yang salah. Semuanya kembali seperti semula (GP-4).
Poin member ikut tergabung? Ya, saldo poin pelanggan utama = jumlah poin seluruh kelompoknya (GP-2), dan poin bisa ditukar dari pelanggan utama.
Kenapa pelanggan tujuan tidak bisa dipilih? Pelanggan itu sendiri sudah digabung ke pelanggan lain. Pilih pelanggan utamanya.
Lihat juga: Pelanggan