Kata "" ditandai di halaman ini. Hapus tanda
Untuk apa
Untuk menjual part, aksesori, atau jasa tanpa membuat servis, misalnya pembeli datang membeli charger, atau minta RAM sekalian dipasang. Penjualan langsung langsung menjadi invoice: stok berkurang, uang masuk ke kas, dan pembukuan tercatat otomatis.
Menu: Kasir → Penjualan langsung (atau tombol Jual langsung di Beranda/Kasir). Pilihan OFFLINE (toko) adalah penjualan biasa di toko; pilihan ONLINE (marketplace) dijelaskan di Penjualan marketplace.
Siapa yang bisa
Diatur di Pengaturan → Pengguna & hak akses → Peran & hak akses. Bawaannya:
| Hak (nama di layar) | Pemilik | Admin | Kasir | Teknisi | Keuangan |
|---|---|---|---|---|---|
| Menerbitkan invoice (membuka tab Penjualan langsung) | ✔ | ✔ | ✔ | – | – |
| Menerima pembayaran dan DP (centang Dibayar sekarang) | ✔ | ✔ | ✔ | – | – |
| Memberi diskon | ✔ | ✔ | – | – | – |
| Membatalkan invoice terbit | ✔ | – | – | – | ✔ |
Aturan
- JL-1 — Pembeli boleh tidak dicatat: kosongkan kotak Pelanggan dan penjualan tercatat atas nama Pelanggan Umum. Bisa juga memilih pelanggan lama (cari nama/nomor HP) atau mengetik pelanggan baru (nama wajib, nomor HP boleh kosong).
- JL-2 — Minimal satu baris dan paling banyak 100 baris; jumlah harus lebih dari nol; jasa/lainnya wajib diberi keterangan. Harga part otomatis diisi harga jual di stok dan boleh diubah untuk transaksi itu saja.
- JL-3 — Memindai barcode part (di kotak Pindai barcode part atau di mana saja pada halaman) menambahkan part itu; memindai part yang sama lagi menambah jumlahnya.
- JL-4 — Stok part diperiksa saat menyimpan. Yang boleh dijual = stok fisik dikurangi part yang sudah dicadangkan servis (mulai 1.9.0). Bila tidak cukup, penjualan ditolak dengan pesan berisi nama part, stoknya, dan jumlah yang dicadangkan servis — kecuali Izinkan stok minus dicentang di Pengaturan → Kasir & pajak.
- JL-5 — Dengan Dibayar sekarang, uang dicatat sebesar total; uang tunai yang lebih menjadi kembalian, uang yang kurang menjadi cicilan dan sisanya piutang. Tanpa centang itu, tombolnya menjadi Simpan sebagai piutang dan seluruh total menjadi piutang.
- JL-6 — Tukar poin member hanya tersedia untuk pelanggan lama yang dipilih (bukan Pelanggan Umum, bukan pelanggan baru), dan poin baru didapat setelah invoicenya lunas. Pelanggan Umum tidak pernah mendapat poin.
- JL-7 — Pembukuan otomatis: part masuk Penjualan Spare Part, jasa/lainnya masuk Pendapatan Jasa Servis, harga pokok part masuk HPP Spare Part dan mengurangi Persediaan Spare Part; PPN (bila PKP) masuk Utang Pajak.
- JL-8 — Nomor nota dan pengurangan stok baru terjadi saat Simpan. Isian yang belum disimpan tetap aman sebagai tab draf di bawah menu utama dan bisa dilanjutkan; harga & stok diperiksa ulang saat disimpan.
- JL-9 — Penjualan langsung yang salah dibatalkan lewat Kasir → Invoice → Batalkan invoice (wajib alasan): stok kembali dan uang yang sudah dibayar menjadi uang muka pelanggan.
- JL-10 — Penjualan langsung OFFLINE yang belum lunas memakai Jatuh tempo invoice bawaan toko (Pengaturan → Kasir & pajak) sebagai tanggal jatuh tempo piutangnya (mulai 1.9.0).
Contoh hitungan
Data contoh: Yoga Pratama membeli RAM dan minta dipasang, bayar QRIS.
| Rincian | Jumlah | Harga | Subtotal |
|---|---|---|---|
| RAM 8 GB DDR4 SODIMM (part) | 1 | Rp 450.000 | Rp 450.000 |
| Jasa pasang (jasa) | 1 | Rp 25.000 | Rp 25.000 |
| Total | Rp 475.000 |
- Uang Rp 475.000 masuk akun QRIS / E-wallet (bawaan cara bayar QRIS).
- Stok RAM 8 GB berkurang 1; harga pokoknya (harga beli rata-rata, di data contoh Rp 280.000) dicatat sebagai HPP.
- Laba kotor transaksi ini: Rp 475.000 − Rp 280.000 = Rp 195.000.
Contoh tunai — Pelanggan Umum membeli Charger Laptop 65W Rp 180.000 dan menyerahkan Rp 200.000:
- Kotak Uang diterima diisi Rp 200.000 → Kembalian Rp 20.000.
- Yang dicatat masuk Kas Utama: Rp 180.000 (bukan Rp 200.000).
- Bila pembeli hanya menyerahkan Rp 150.000: tercatat Rp 150.000, sisa Rp 30.000 menjadi piutang (tampil "Kurang Rp 30.000 (tercatat sebagai cicilan)").

Contoh kasus toko
Siang hari seorang mahasiswa datang membeli 2 baterai CMOS. Kasir membuka Kasir → Penjualan langsung, memindai barcode baterai dua kali (jumlah otomatis menjadi 2), membiarkan kotak Pelanggan kosong, memilih Tunai, mengetik uang yang diterima, lalu Simpan & bayar. Nota thermal tercetak. Ketika sedang mengetik penjualan lain, kasir dipanggil ke depan — isian yang belum disimpan tetap ada sebagai tab draf dan bisa dilanjutkan nanti.
Pengaturan terkait
- Pengaturan → Kasir & pajak: akun bawaan per metode bayar, PPN, Izinkan stok minus — lihat Pengaturan: Kasir & pajak.
- Pengaturan → Poin member — lihat Poin member.
- Pengaturan → Identitas & tampilan → Angka & draf formulir: lama draf disimpan dan jumlah tab draf — lihat Tab draf.
- Langkah-langkah: Penjualan langsung. Penjelasan terkait: Invoice & pembayaran, Penjualan marketplace, Pembukuan otomatis.
Batasan
- Tidak ada kolom jatuh tempo: penjualan langsung yang belum dibayar memakai Jatuh tempo invoice bawaan toko (Pengaturan → Kasir & pajak; mulai 1.9.0).
- Tidak ada retur sebagian. Bila pembeli mengembalikan satu dari dua barang, batalkan invoice lalu buat penjualan baru untuk barang yang jadi dibeli.
- Uang muka hasil pembatalan tidak otomatis dipakai untuk penjualan berikutnya; kembalikan dengan Batalkan pembayaran di Kasir → Hari ini (pilih tanggal pembayarannya).
- Komisi teknisi tidak dihitung dari jasa di penjualan langsung (komisi hanya dari pekerjaan servis).
Pertanyaan umum
Apakah stok berkurang otomatis? Ya, saat Simpan. Batal invoice mengembalikan stok dengan harga pokok yang sama.
Bisakah menjual tanpa mencatat nama pembeli? Bisa, kosongkan kotak Pelanggan — tercatat sebagai Pelanggan Umum.
Kasir tidak melihat kotak Diskon. Kenapa? Kasir bawaan tidak punya hak Memberi diskon. Pemilik bisa memberikannya di Peran & hak akses, atau diskon diberikan oleh Admin/Pemilik.
Harga di nota berbeda dengan harga di daftar stok? Harga per baris boleh diubah saat menjual; yang tercetak adalah harga yang disimpan di penjualan itu. Harga di daftar stok tidak ikut berubah.