Peran & hak akses

Panduan

Untuk apa

Setiap karyawan masuk dengan akunnya sendiri. Peran menentukan menu dan tombol apa saja yang boleh ia pakai, misalnya Kasir boleh menerima pembayaran tetapi tidak boleh melihat harga modal barang. Satu peran berisi sekumpulan hak (mis. "Menerima pembayaran dan DP", "Melihat harga pokok part").

Aplikasi sudah punya lima peran bawaan: Pemilik, Admin, Kasir, Teknisi, Keuangan. Mulai versi 1.9.0 Pemilik juga bisa membuat peran sendiri (mis. "Kepala toko" atau "Gudang") dan mencentang haknya per kelompok menu, tanpa bantuan NEST Dev.

Siapa yang bisa

Kegiatan Pemilik Admin Kasir Teknisi Keuangan
Melihat daftar peran & isi haknya (tombol Lihat hak) ✔ ✔ – – –
Membuat, menyalin, mengubah, dan menghapus peran ✔ – – – –
Menambah pengguna & memilih perannya ✔ ✔ (lihat HAK-7) – – –
Memberi peran Pemilik, mengubah akun Pemilik ✔ – – – –

Melihat peran dan mengelola pengguna memakai hak Mengelola pengguna dan peran (kelompok Pengaturan). Membuat atau mengubah peran selalu khusus Pemilik, walaupun peran lain diberi hak itu — supaya tidak ada karyawan yang bisa menaikkan haknya sendiri.

Jumlah hak bawaan pada aplikasi baru 1.9.0: Pemilik 62 dari 62 hak, Admin 41, Keuangan 29, Kasir 14, Teknisi 10. Angka ini tampil di daftar peran ("41 dari 62 hak · 2 pengguna aktif").

Aturan

  • HAK-1 — Hanya Pemilik yang bisa membuat, menyalin, mengubah, atau menghapus peran. Pengguna lain yang punya hak Mengelola pengguna dan peran hanya bisa melihat isi hak (tombol Lihat hak).
  • HAK-2 — Peran Pemilik selalu memegang semua hak, termasuk hak baru yang datang bersama pembaruan aplikasi, dan tidak bisa diubah.
  • HAK-3 — Peran bawaan (Pemilik, Admin, Kasir, Teknisi, Keuangan) tidak bisa dihapus. Hak peran bawaan selain Pemilik boleh dicentang ulang.
  • HAK-4 — Peran buatan sendiri mendapat kode otomatis (kustom_1, kustom_2, …) yang tidak bisa diketik. Nama peran wajib diisi (maks. 80 huruf) dan tidak boleh sama dengan peran lain — huruf besar/kecil dianggap sama.
  • HAK-5 — Peran yang masih dipakai pengguna tidak bisa dihapus. Ganti dulu peran pengguna tersebut di tab Pengguna.
  • HAK-6 — Satu pengguna boleh punya beberapa peran sekaligus; haknya digabung (semua hak dari semua perannya berlaku).
  • HAK-7 — Hanya Pemilik yang bisa memberi peran Pemilik. Pengguna non-Pemilik yang mengelola pengguna (mis. Admin) boleh memberi peran bawaan selain Pemilik, dan boleh memberi peran buatan sendiri hanya bila seluruh hak peran itu juga ia punya.
  • HAK-8 — Harus selalu ada minimal satu Pemilik yang aktif. Pemilik tidak bisa menonaktifkan akunnya sendiri, dan akun Pemilik hanya bisa diubah atau di-reset kata sandinya oleh Pemilik.
  • HAK-9 — Hak barang dipisah: Menambah barang baru dan Mengubah data barang, harga jual, kategori & merk. Pengguna yang hanya punya hak menambah tidak bisa mengubah harga jual barang yang sudah ada.
  • HAK-10 — Harga beli per barang di pembelian & retur pembelian hanya tampil bagi pemegang hak Melihat harga beli di pembelian & retur pembelian. Tanpa hak itu kolom harga beli dikosongkan; total nota tetap tampil karena dibutuhkan untuk membayar pemasok.
  • HAK-11 — Saldo kas/bank dan ringkasan Kasir hari ini hanya untuk pemegang hak Melihat kas kasir: saldo kas/bank, uang masuk-keluar hari ini & tutup kas. Tanpa hak itu saldo tidak ditampilkan.
  • HAK-12 — Menonaktifkan pengguna langsung mengeluarkannya dari semua perangkat dan ia tidak bisa masuk lagi; riwayat pekerjaannya tetap tersimpan.
  • HAK-13 — Setiap pembuatan, perubahan hak, dan penghapusan peran tercatat di Pengaturan → Riwayat aktivitas: siapa, kapan, serta hak yang ditambah dan dicabut (mulai 1.9.0).

Contoh hitungan

Hak digabung (HAK-6). Di toko kecil, Andi menjadi Kasir sekaligus Teknisi.

Jumlah hak
Peran Kasir 14
Peran Teknisi 10
Hak yang ada di keduanya: Melihat beranda, Melihat servis yang ditugaskan, Mengubah data servis, Melihat data pelanggan, Melihat stok − 5
Hak Andi 14 + 10 − 5 = 19

Hak yang sama tidak dihitung dua kali, jadi Andi memegang 19 hak.

Membuat peran "Kepala toko" dari salinan Admin.

  1. Klik Salin pada peran Admin → nama otomatis "Admin (salinan)" dengan 41 hak yang sama. Ganti nama menjadi "Kepala toko".
  2. Centang Melihat harga pokok part (kelompok Stok & pembelian) → 42 hak.
  3. Centang Melihat harga beli di pembelian & retur pembelian → 43 hak. Klik Simpan.
  4. Daftar peran kini menampilkan "Kepala toko · 43 dari 62 hak · 0 pengguna aktif", dengan kode otomatis kustom_1.

Admin memberi peran (HAK-7). Admin (41 hak, tanpa hak melihat harga pokok) membuat akun untuk karyawan gudang:

Peran yang dipilih Admin Hasil
Kasir (bawaan) Boleh
Pemilik Ditolak — "Hanya Pemilik yang bisa memberi peran Pemilik"
Kepala toko (buatan, memuat hak melihat harga pokok yang tidak dimiliki Admin) Ditolak — "Anda tidak bisa memberi peran yang haknya melebihi hak Anda sendiri. Minta Pemilik."

Contoh kasus toko

Pak Hendra punya toko servis dengan satu kepala toko, dua kasir, dan tiga teknisi. Ia ingin kepala toko bisa melihat modal barang untuk menawar ke pemasok, tetapi kasir tidak. Di Pengaturan → Pengguna & hak akses, tab Peran & hak akses, ia menyalin peran Admin menjadi "Kepala toko", mencentang Melihat harga pokok part dan Melihat harga beli di pembelian & retur pembelian, lalu menyimpan. Di tab Pengguna ia mengganti peran Bu Lina dari Admin menjadi Kepala toko. Bu Lina menekan F5, dan kolom modal langsung muncul di layar Stok miliknya.

Bulan berikutnya ada karyawan gudang baru yang hanya boleh menambah barang tanpa mengubah harga. Pak Hendra membuat peran "Gudang" berisi Melihat stok, Menambah barang baru, dan Mencatat pembelian part. Karyawan itu bisa mencatat barang datang, tetapi tidak bisa melihat saldo kas.

Tab Peran & hak akses: daftar peran dan jendela centang hak per kelompok

Pengaturan terkait

  • Pengaturan → Pengguna & hak akses, tab Peran & hak akses — tombol Peran baru, Ubah hak / Lihat hak, Salin, dan hapus (ikon tempat sampah). Di jendela hak ada kotak Cari hak (mis. "modal", "diskon", "stok") dan tombol Pilih semua / Kosongkan per kelompok.
  • Pengaturan → Pengguna & hak akses, tab Pengguna — Tambah pengguna, Ubah (pilih peran, centang Akun aktif), Reset sandi.
  • Panduan langkah demi langkah: Pengaturan: Pengguna & hak akses, Mulai memakai.
  • Hak yang menyangkut modal & laporan: Penjelasan fitur Stok & HPP.

Batasan

  • Hak berlaku per kelompok tombol/menu, bukan per data. Tidak bisa membuat aturan seperti "Kasir A hanya boleh melihat servis cabang A" atau "teknisi hanya melihat pelanggannya sendiri" selain hak bawaan Melihat servis yang ditugaskan.
  • Laporan keuangan (laba rugi, neraca) selalu memuat HPP. Siapa pun yang diberi hak Laporan keuangan bisa menghitung modal, walaupun tidak punya hak Melihat harga pokok part.
  • Total nota pembelian tetap tampil bagi yang boleh membuka pembelian (HAK-10). Bila nota hanya berisi satu barang, harga belinya bisa dihitung dari total.
  • Perubahan hak tidak memaksa layar pengguna yang sedang terbuka berganti; menu baru terlihat setelah ia menekan F5 atau masuk lagi.
  • Peran tidak bisa diganti namanya menjadi nama peran lain yang sudah ada, dan kode peran tidak bisa diubah.

Pertanyaan umum

Admin saya tidak bisa membuat peran baru. Kenapa? Membuat dan mengubah peran khusus Pemilik (HAK-1). Admin hanya bisa melihat isi hak dan memberi peran ke pengguna.

Saya mencentang hak baru, tetapi karyawan belum melihat menunya. Hak sudah berlaku. Minta karyawan menekan F5 atau keluar lalu masuk lagi agar menu ikut berubah.

Bisakah peran Kasir bawaan saya ubah? Bisa. Peran bawaan tidak bisa dihapus, tetapi haknya boleh dicentang ulang. Hanya peran Pemilik yang tidak bisa diubah.

Kenapa peran yang saya buat tidak bisa dihapus? Peran itu masih dipakai pengguna. Ganti dulu peran pengguna tersebut di tab Pengguna, lalu hapus perannya.

Setelah pembaruan 1.9.0, Admin tidak lagi melihat harga beli di pembelian. Apakah ini salah? Tidak. Mulai 1.9.0 harga beli per barang hanya untuk peran yang juga boleh melihat modal (hak Melihat harga pokok part). Bila Admin memang boleh melihatnya, centang Melihat harga beli di pembelian & retur pembelian pada peran Admin.

Masih bingung? Tanya lewat WhatsApp