Kata "" ditandai di halaman ini. Hapus tanda
Daftar istilah bisnis, pembukuan, dan aplikasi yang dipakai NEST Service Manager, dijelaskan dengan bahasa sehari-hari. Urut abjad.
Add-on
Fasilitas tambahan berlangganan (bayar per bulan/tahun) yang memakai server NEST Dev: Track online, WhatsApp otomatis, dan Cadangan online. Aplikasi utama tetap lengkap tanpa add-on. Contoh: toko membeli add-on Track online agar nota bergambar QR lacak; bila habis, hanya QR itu yang hilang.
Akun
"Laci" pembukuan untuk mengelompokkan uang dan nilai: kas, bank, piutang, persediaan, pendapatan servis, biaya listrik, dan seterusnya. Kelompoknya: Aktiva, Kewajiban, Modal, Pendapatan, HPP, Biaya, Pendapatan Lain, Biaya Lain. Contoh: pembayaran tunai masuk akun Kas, pembayaran QRIS masuk akun QRIS / E-wallet.
Arus kas
Laporan uang yang benar-benar masuk dan keluar dalam satu periode, dari mana dan ke mana. Contoh: bulan ini masuk Rp 25.000.000 dari pelanggan, keluar Rp 9.000.000 untuk beli part dan Rp 3.000.000 untuk biaya → kas bertambah Rp 13.000.000.
Backup
Salinan seluruh data toko dalam satu file, dibuat otomatis setiap hari di komputer server (dan bisa disalin ke flashdisk/Google Drive). Dipakai bila komputer rusak atau data perlu dipulihkan. Contoh: backup dibuat tiap pukul 21.00 dan disimpan 30 hari.
Broadcast
Satu pesan promosi WhatsApp yang dikirim ke banyak pelanggan sekaligus — hanya kepada yang sudah setuju menerima promosi. Contoh: "Diskon pembersihan laptop 20% minggu ini" dikirim ke 106 pelanggan, bertahap pukul 08.00–20.00.
Cadangan online
Add-on yang mengirim salinan data toko (terkunci/terenkripsi) ke server NEST Dev setiap hari, disimpan 30 hari, supaya data tetap ada walau komputer server hilang atau rusak. Contoh: komputer server tersambar petir; data dipulihkan di komputer baru dari Cadangan online.
Client
Perangkat lain yang tersambung ke komputer server toko: komputer kasir, laptop, atau HP. Lisensi standar berisi 1 server + 3 client. Contoh: laptop kasir dan HP teknisi = 2 client; aplikasi di komputer server sendiri tidak dihitung.
Dana cair
Uang hasil penjualan marketplace yang sudah benar-benar ditransfer marketplace ke rekening/dompet toko. Sebelum cair, penjualan itu dicatat sebagai piutang ke marketplace. Contoh: jual SSD lewat Shopee Rp 480.000 bersih; seminggu kemudian dana cair Rp 478.000 → selisih Rp 2.000 dicatat otomatis sebagai beban marketplace.
Data contoh
Data fiktif 90 hari (pelanggan, servis, penjualan, stok, kas) yang bisa diisi saat mencoba aplikasi agar semua layar langsung terisi. Bisa dikosongkan dengan satu klik; nomor HP-nya 0800-0000-… dan tidak pernah dikirimi WhatsApp. Contoh: pelanggan Sari Wulandari dan Budi Hartono di data contoh.
DP (uang muka)
Uang yang dibayar pelanggan di awal, sebelum servis selesai. DP otomatis dipotong saat invoice diterbitkan. Contoh: tagihan Rp 450.000, DP Rp 100.000 → sisa yang dibayar saat ambil Rp 350.000.
Estimasi
Perkiraan rincian biaya (jasa + part) yang diajukan ke pelanggan sebelum dikerjakan. Pelanggan menyetujui atau menolaknya. Contoh: "Ganti LCD Rp 850.000 (garansi 3 bulan) + jasa Rp 150.000" dikirim lewat WhatsApp, pelanggan membalas SETUJU.
Garansi rantai (rantai nota)
Urutan nota satu unit yang diklaim garansi berkali-kali: nota pertama → klaim 1 → klaim 2. Masa garansi tetap dihitung dari nota pertama. Contoh: keyboard diganti 1 Juli (garansi 3 bulan); diklaim 1 Agustus; garansi klaim tetap berakhir 1 Oktober.
Harga pokok rata-rata
Harga modal satu barang yang dihitung ulang setiap pembelian: total nilai stok dibagi jumlah stok. Contoh: punya 2 SSD @ Rp 500.000, beli lagi 3 @ Rp 550.000 → (1.000.000 + 1.650.000) ÷ 5 = Rp 530.000 per SSD.
HPP (harga pokok penjualan)
Modal dari barang yang sudah terjual atau terpakai di servis. Dipakai untuk menghitung laba. Contoh: SSD dijual Rp 750.000, harga pokoknya Rp 530.000 → HPP Rp 530.000, laba kotor Rp 220.000.
Invoice
Tagihan resmi kepada pelanggan berisi rincian jasa/part, diskon, PPN, total, yang sudah dibayar, dan sisa. Contoh: invoice INV-2610-0012 total Rp 450.000, dibayar Rp 450.000 → status Lunas.
Jam tenang
Jam ketika pesan WhatsApp otomatis tidak dikirim (bawaan 21.00–07.00); pesan ditunda sampai pagi. Contoh: unit selesai pukul 21.40 → pesan "siap diambil" terkirim sekitar pukul 07.00.
Jatuh tempo
Batas tanggal pelanggan harus melunasi tagihan yang belum dibayar. Contoh: invoice 1 Oktober dengan jatuh tempo 14 hari → harus lunas paling lambat 15 Oktober.
Jurnal
Catatan pembukuan setiap transaksi: akun mana bertambah dan akun mana berkurang, dengan jumlah sisi kiri (debit) dan kanan (kredit) selalu sama. Aplikasi membuatnya otomatis; jurnal umum hanya untuk pencatatan khusus. Contoh: pelanggan membayar tunai Rp 200.000 → Kas bertambah Rp 200.000, Piutang berkurang Rp 200.000.
Kas & bank
Tempat uang toko disimpan dan dicatat terpisah: kas laci (tunai), rekening bank, dan dompet digital (QRIS/e-wallet). Contoh: pembayaran transfer masuk ke Bank BCA, bukan ke kas laci.
Klaim garansi
Pelanggan membawa kembali unit yang masih bergaransi karena masalah yang sama. Aplikasi membuat servis klaim baru yang tersambung ke nota lama. Contoh: keyboard yang diganti bulan lalu rusak lagi → diterima sebagai klaim, biaya Rp 0.
Kode pemulihan
8 kode sekali pakai milik Pemilik untuk masuk bila lupa kata sandi. Simpan di tempat aman. Contoh: Pemilik lupa kata sandi, lalu memakai satu kode pemulihan di layar masuk (Lupa kata sandi?).
Kode permintaan
Kode panjang berawalan SERVIS- yang mewakili komputer server toko. Dikirim ke NEST Dev untuk dibuatkan file lisensi. Contoh: Pemilik memindai QR di Pengaturan → Lisensi; WhatsApp terbuka dengan kode permintaan sudah terisi.
Kode referal
Kode member NEST Dev (4–10 huruf/angka) yang diisi pembeli selama trial agar member pengajak tercatat dan pembeli bisa mendapat potongan. Contoh: Bu Rina mengisi kode ANI02 sebelum mengirim kode permintaan.
Kunci pemulihan
Kunci rahasia (14 kelompok 4 huruf) untuk membuka Cadangan online di komputer lain. Berbeda dengan kode pemulihan kata sandi. Contoh: komputer server rusak; di komputer baru Pemilik memasukkan file lisensi + kunci pemulihan untuk mengambil data.
Laba rugi
Laporan untung atau rugi dalam satu periode: pendapatan dikurangi HPP dan biaya. Contoh: pendapatan Rp 30.000.000 − HPP Rp 12.000.000 − biaya Rp 8.000.000 = laba Rp 10.000.000.
Lisensi
Izin resmi memakai aplikasi setelah masa trial, berupa file .lic dari NEST Dev yang berlaku untuk satu komputer server.
Contoh: setelah file lisensi dipasang, pita trial hilang dan transaksi bisa dicatat tanpa batas waktu.
Marketplace
Toko online (mis. Shopee, Tokopedia) tempat toko juga berjualan. Di aplikasi, penjualan lewat marketplace dicatat sebagai penjualan ONLINE dan menunggu dana cair. Contoh: penjualan RAM lewat Shopee dicatat di Jual langsung dengan pilihan ONLINE → Shopee.
Masa tenggang
Beberapa hari (7 hari) setelah add-on habis, saat add-on masih bisa dipakai sambil menunggu perpanjangan. Contoh: add-on habis 30 November; sampai 7 Desember masih jalan; 8 Desember terkunci.
Mode baca saja
Keadaan ketika data hanya bisa dilihat, dicetak, diekspor, dan dibackup, tetapi tidak bisa ditambah atau diubah — mis. setelah trial habis atau jam komputer mundur. Data tidak dihapus. Contoh: trial habis pukul 09.15; kasir masih bisa mencetak ulang nota, tetapi tidak bisa menerima servis baru.
Modal
Uang atau barang milik pemilik yang ditanamkan ke usaha. Contoh: pemilik menyetor Rp 20.000.000 ke rekening toko untuk membeli stok awal.
Neraca
Laporan posisi harta, utang, dan modal toko pada satu tanggal. Harta selalu sama dengan utang ditambah modal. Contoh: harta Rp 60.000.000 = utang pemasok Rp 15.000.000 + modal & laba Rp 45.000.000.
Piutang
Uang yang masih harus dibayar pelanggan kepada toko (tagihan belum lunas). Contoh: invoice Rp 500.000, baru dibayar Rp 200.000 → piutang Rp 300.000.
Poin member
Poin yang didapat pelanggan dari belanja/servis dan bisa ditukar sebagai potongan di invoice berikutnya. Contoh (pengaturan bawaan, setelah fitur poin dinyalakan): setiap belanja Rp 10.000 dapat 1 poin, 1 poin bernilai Rp 100 → 100 poin bisa ditukar potongan Rp 10.000 (minimal tukar 50 poin).
PPN / PKP
PPN adalah pajak pertambahan nilai yang ditambahkan ke tagihan. Hanya toko yang terdaftar sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak) yang wajib memungutnya. Contoh: toko PKP dengan tarif 11%: jasa Rp 1.000.000 → PPN Rp 110.000, total Rp 1.110.000. Toko non-PKP biarkan PPN mati.
Prive
Uang atau barang usaha yang diambil pemilik untuk keperluan pribadi. Mengurangi modal, bukan biaya usaha. Contoh: pemilik mengambil Rp 1.000.000 dari kas untuk belanja rumah tangga → dicatat sebagai prive.
Refund
Pengembalian uang kepada pelanggan, mis. dari DP yang tidak terpakai atau klaim garansi yang gagal. Contoh: servis batal setelah DP Rp 100.000, biaya pemeriksaan Rp 50.000 → sisa Rp 50.000 dikembalikan.
Server
Komputer utama di toko tempat data disimpan. Harus menyala agar komputer kasir dan HP bisa bekerja. Contoh: PC di meja kasir menjadi server; laptop teknisi dan HP pemilik menyambung ke PC itu.
Stok dicadangkan
Part yang sudah "dipesan" untuk sebuah servis (mis. dari estimasi yang disetujui) sehingga tidak dijual ke orang lain, tetapi belum keluar dari stok. Contoh: stok LCD 3; satu dicadangkan untuk servis Dewi → yang bisa dijual tinggal 2.
Stok opname
Penghitungan fisik barang di rak lalu dicocokkan dengan catatan aplikasi; selisihnya dibukukan. Contoh: aplikasi mencatat 10 kabel charger, di rak hanya 9 → selisih 1 dicatat sebagai kerugian persediaan.
Trial
Masa coba gratis 14 hari dengan seluruh fitur. Setelah itu aplikasi menjadi mode baca saja sampai lisensi dipasang. Contoh: mulai 1 Oktober pukul 09.15 → trial berakhir 15 Oktober pukul 09.15.
Tutup buku
Mengunci pembukuan satu bulan setelah diperiksa, agar angka laporan bulan itu tidak berubah lagi. Contoh: laporan September sudah dicek pada 3 Oktober → September ditutup; transaksi tanggal September tidak bisa diubah.
Tutup kas
Menghitung uang di laci kasir pada akhir hari dan mencocokkannya dengan catatan aplikasi. Contoh: catatan Rp 1.250.000, uang di laci Rp 1.240.000 → selisih kurang Rp 10.000 tercatat.
Utang
Uang yang masih harus dibayar toko kepada pihak lain, terutama pemasok (pembelian kredit). Contoh: beli 5 SSD kredit Rp 2.500.000 dari pemasok → utang pemasok Rp 2.500.000 sampai dilunasi.